kisah jawara bertaubat.

satu kisah, ada sangat jawara yang dikenal sangat galak ( saking galanya )
pada suatu hari dia ikut pengajian di majlis taqlim. dan itupun sebetulnya tidak sengaja ikutan pengajian di situ
hanya karena rasa penasaran saja , pada ngpain sih orang - orang dimajlis itu... ( bisikan dalam hatinya ).

setelah pengajian akhirnya para jama`ah ( ustad dan santrinya ) sholat berjamaah bersama di sebuah musshola yang kebetulan
alas mushola bukan terbuat dari semen / keramik melainkan dari bambu .

pada saat sujud takhiyat akhir,,,semua para jamaah suadah dalam posisi dudukkembali.
tapi si jawara masih aja dalam posisi sujud tapi gak bangun-bangun hingga sholatnya sudah selesai.
bahkan sambil menangis ,tersedu-sedu.

dan ada salah satu santri yang nyelentuk ngomong : "lihat tuh si jawara! masya allah! sujudnya sampe nangis-nangis tersedu-sedu kayak gitu.
sahut santri yang lain : "bener-bener taubatan nasuha kali menyesali perbuatanya selama hidupnya...

dan sijawara mendengarkan bisikan dari kedua santri tersebut terus sijawara bilang : tulungan aing ujang , kumis aing kejepit palupuh di arahan teu beunang-unang.

rupanya sijawara nangis bukan karena taubatnya , tetapi karena nahan sakit karena kumisnya yang panjang kejepit alas bambu mushola.

bloggersidayu.blogspot.com

Previous
Next Post »
Thanks for your comment